PANGKAL PINANG - Kepala Bidang Riset
dan Inovasi Badan Perencanaan
Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah
(Bapperida) Kota Pangkal Pinang,
Nurwasya, S.Si.,M.S., membuka Rapat
Pembahasan Proposal dan Permintaan
Data Dukung Kajian Strategi Penanganan
Stunting di Kota Pangkal Pinang.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat
Bapperida Kota Pangkal Pinang, Senin
(19/5/2025) ini dengan menghadirkan
narasumber dari Politeknik Kesehatan
(Poltekkes) Kemenkes Kota Pangkal
Pinang.
"Selama ini kan kita yang dipatok
itukan pendidikan 20%, kesehatan 10.
Saya harap nanti masukannya dari
bapak/ibu karena ini menyangkut
penganggaran," ujar Nurwasya.
0leh karena itu dirinya berharap para
peserta rapat ini dapat memberikan
masukan dan saran terkait permasalahan
stunting selama ini.
"Ini bisa menjadi stimulan kita untuk
menyelesaikan masalah stunting di Kota
Pangkal Pinang ini," harap Nurwasya.
Disisi lain, Dr. Zenderi Wardani,
S.Gz., M.Si. selaku Lektor Prodi Gizi
Poltekkes Kemenkes Kota Pangkal Pinang
dalam materinya tentang Prediktor
Stunting Balita di Kota Pangkalpinang
memaparkan bahwa
terselenggaranya Kajian Strategi Penanganan Stunting ini dilatarbelakangi oleh angka prevalensi mengalami peningkatan sebesar 20,7% di Kota Pangkal Pinang tahun 2023 silam yang naik 12,9% dari 2022.
Begitu juga dengan target ambisius penurunan stunting selama 2024 sebesar 9,16% sesuai Perpres No.72/2021 merujuk pada Analisis data pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK-24).
"Dampak jangka panjang gangguan fisik
dan kognitif yang permanen pada anak. Ini
memerlukan strategi presisi berbasis data PK-24 untuk mengatasi masalah gizi kronis ini," paparnya.
Lebih jauh dia menambahkan penelitian tentang penanganan stunting ini bertujuan untuk menemukan prediktor stunting balita berdasarkan PK-24.
Sementra itu, pemodelan, yaitu
bangun model prediksi yang responsif dan
rekomendasi, yakni
Susun intervensi berbasis bukti
."Hasil analisis ini akan menjadi dasar intervensi tepat sasaran untuk menurunkan stunting. Makanya kami akan mendampingi penelitian yang
dilakukan oleh teman-teman Bapperida
Kota Pangkal Pinang terkait dengan
beberapa isu dalam hal ini terkait dengan stunting jadi diskusi kita pada hari ini mengarah ke stunting," tutup Zenderi.