Thursday, 02 July 2026Pangkalpinang, Indonesia
31°C  Cerah BerawanPangkalpinang
BAPPERIDA
Kontak
(0717) 422092
bapperida@pangkalpinangkota.go.id
Kembali ke Berita
Berita Pangkalpinang Monday, 19 May 2025

Rapat Permintaan Data Dukung Kajian Untuk Menyelesaikan Penanganan Stunting

Rapat Permintaan Data Dukung Kajian

Rapat Permintaan Data Dukung Kajian Untuk Menyelesaikan Penanganan Stunting

PANGKAL PINANG - Kepala Bidang Riset

dan Inovasi Badan Perencanaan

Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

(Bapperida) Kota Pangkal Pinang,

Nurwasya, S.Si.,M.S., membuka Rapat

Pembahasan Proposal dan Permintaan

Data Dukung Kajian Strategi Penanganan

Stunting di Kota Pangkal Pinang.

 

Rapat yang digelar di Ruang Rapat

Bapperida Kota Pangkal Pinang, Senin

(19/5/2025) ini  dengan menghadirkan

narasumber dari Politeknik Kesehatan

(Poltekkes) Kemenkes Kota Pangkal

Pinang.

 

"Selama ini kan kita yang dipatok

itukan pendidikan 20%, kesehatan 10.

Saya harap nanti masukannya dari

bapak/ibu karena ini menyangkut

penganggaran," ujar Nurwasya.

 

0leh karena itu dirinya berharap para

peserta rapat ini dapat memberikan

masukan dan saran terkait permasalahan

stunting selama ini.

 

"Ini bisa menjadi stimulan kita untuk

menyelesaikan masalah stunting di Kota

Pangkal Pinang ini," harap Nurwasya.

 

Disisi lain, Dr. Zenderi Wardani,

S.Gz., M.Si. selaku Lektor Prodi Gizi

Poltekkes Kemenkes Kota Pangkal Pinang

dalam materinya tentang Prediktor

Stunting Balita di Kota Pangkalpinang

memaparkan bahwa

 

terselenggaranya Kajian Strategi Penanganan Stunting ini dilatarbelakangi oleh angka prevalensi mengalami peningkatan sebesar 20,7% di Kota Pangkal Pinang tahun 2023 silam yang naik 12,9% dari  2022.

 

Begitu juga dengan target ambisius penurunan stunting selama 2024 sebesar 9,16% sesuai Perpres No.72/2021 merujuk pada Analisis data pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK-24).

 "Dampak jangka panjang gangguan fisik

dan kognitif yang permanen pada anak. Ini

 memerlukan strategi presisi berbasis data PK-24 untuk mengatasi masalah gizi kronis ini," paparnya.

 Lebih jauh dia menambahkan penelitian tentang penanganan stunting ini bertujuan untuk menemukan prediktor stunting balita berdasarkan PK-24.

 Sementra itu, pemodelan, yaitu

bangun model prediksi yang responsif dan

rekomendasi, yakni

Susun intervensi berbasis bukti

."Hasil analisis ini akan menjadi dasar intervensi tepat sasaran untuk menurunkan stunting. Makanya kami akan mendampingi penelitian yang

dilakukan oleh teman-teman Bapperida

Kota Pangkal Pinang terkait dengan

beberapa isu dalam hal ini terkait dengan stunting jadi diskusi kita pada hari ini mengarah ke stunting," tutup Zenderi.

Interaksi Berita
0 komentar 0 suka 0 dibagikan
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.
Tulis Komentar
Asisten Bapperida
Online · Siap membantu
mengetik…