KABID LITBANG BAPPEDA DAN LITBANG KOTA PANGKALPINANG BESERTA JAJARANNYA IKUTI PENUTUPAN PELATIHAN B

SHARE

PANGKALPINANG – Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Kabid Litbang) Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Nurwasya,S.Si.,M.S. beserta Jajarannya mengikuti acara penutupan kegiatan Pelatihan Implementasi Sea Farming System Berbasis Marikultur Cerdas Dalam Rangka Optimalisasi Kampung Kepiting Yang Berkelanjutan yang digelar di Hutan Mangrove Desa Kurau Barat, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (27/5/2024).

 

Peneliti Bappeda Babel, Ihsan saat menutup kegiatan ini mengatakan bahwasanya kegiatan Pelatihan Implementasi Sea Farming System Berbasis Marikultur Cerdas ini digelar sebagai langkah awal untuk pengembangan Kawasan Kampung Kepiting terpusat di Desa Kurau Timur yang akan dikembangkan di seluruh kabupaten/kota di Babel.  

 

“Ini bagian awal dan enam bulan lagi ke depan di masing-masing dinas dan juga penyuluhan, nanti juga akan ada pendampingan dari mahasiswa baik budidaya maupun membuat semacam bagaimana bangunan bersama Ketem Remangok ini,” tutur Ihsan.

 

Dengan begitu, Fungsional Bappeda Babel ini berharap kepada dinas agar bisa berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, pokyan, nelayan dan instansi terkait.

 

“ Kita beharap ini nanti tidak hanya selesai satu bulan, tetapi ini juga disampaikan kepada kepala dinasnya kalau pulang. Jadi sampaikan kepala dinas masing-masing laporan kegiatan hari ini supaya kita berada pada track yang sama,” imbuh Ihsan.

 

Tak hanya itu saja, lanjut Ihsan, pihaknya akan berupaya untuk tetap bisa melaksanakan kegiatan ini kedepan.

 

“Kami di dinas provinsi maupun dari dinas DKP, insya Allah akan tetap berkomunikasi supaya ini bisa berkelanjutan,” katanya.

 

Dalam kegiatan ini, peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan berbagi pengalaman selama mengikuti kegiatan pelatihan ini, juga diadakan sesi tanya jawab dan sharing dengan para nelayan dan kelompok nelayan.

 

Disisi lain, Nelayan Lubuk Lingkuk, Kosim mengucapkan terima kasih kepada seluruh dinas yang telah memfasilitasi dalam kegiatan pelatihan ini.

 

“Alhamdulillah, kami bisa berkumpul di sini bersama seluruh teman-teman dari beberapa kabupaten se- Bangka Belitung. Untuk pelatihan beberapa hari ini, alhamdulillah banyak sekali masukan yang kami dapatkan terutama kami belum mengetahui  sistem grab box, sistem filterisasi dan untuk kalsium itu pakai kapur jenis apa,” ucapnya.

 

Kosim juga merasa bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini hingga usai.

 

“Alhamdulillah, pelatihan ini sangat menambah ilmu kami. Kemarin, kami sudah diterangkan pak dosen, jadi sudah tahu,” ucap Kosim lagi.

 

Senada juga disampaikan oleh Peserta Pelatihan dari Kota Pangkalpinang, Sulasmiawati.

 

Kami mewakili dari Pangkalpinang sangat berterima kasih karena sudah diundang ke sini karena banyak pelajaran yang bisa kami ambil terutama saya sebagai ketua koperasi. Kegiatan ini juga bisa berkembang untuk anggota kami nanti atau pun bisa membuka peluang pinjaman membuat olahan kepiting Remangok atau pun bisa membuat tambak seperti ini,” tukasnya. (BANG)